Tampilkan postingan dengan label MADRASAH ALIYAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MADRASAH ALIYAH. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2016

PENDIDIKAN BERKARAKTER DI MADRASAH

0


Strategi pelaksanaan pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah/madrasah dapat dilakukan melalui empat cara, yaitu :
  1. Pembelajaran (teaching);
  2. Keteladanan (modeling);
  3. Penguatan (reinforcing);
  4. Pembiasaan (habituating).
Efektivitas pendidikan karakter sangat ditentukan oleh adanya pembelajaran (teaching), keteladanan (modeling), penguatan (reinforcing), dan pembiasaan (habituating) yang dilakukan secara serentak dan berkelanjutan.

Adapun pendekatan yang strategis terhadap pelaksanaan ini melibakan tiga komponen yang saling terkait satu sama lain, yaitu :
  1. Sekolah/Madrasah/kampus;
  2. Keluarga, dan
  3. Masyarakat.
  • Ketika komponen sekolah/madrasah (kampus) sepenuhnya akan menerapkan dan melaksanakan nilai-nilai (karakter) tertentu (prioritas), maka setiap nilai yang akan ditanamkan atau dipraktikkan tersebut harus senantiasa disampaikan oleh para guru melalui pembelajaran langsung (sebagai mata pelajaan) atau mengintegraskannya ke dalam setiap mata pelajaran.
  • Nilai-nilai prioritas tersebut selanjutnya harus juga dimodelkan (diteladankan) secara teratur dan berkesinambungan oleh semua warga sekolah (kampus), sejak dari petugas parkir, petugas kebersihan, petugas keamanan, karyawan administrasi, guru, dan pimpinan sekolah.
  • Selanjutnya, nilai-nilai itu harus diperkuat oleh penataan lingkungan dan kegiataan-kegiatan di lingkungan sekolah (kampus). Penataan lingkungan di sini antara lain dengan menempatkan banner (spanduk-spanduk) yang mengarah dan memberikan dukungan bagi terbentuknya suasana kehidupan sekolah (kampus) yang berkarakter terpuji. Penguatan dapat pula dilakukan dengan melibatkan komponen keluarga dan masyarakat. Komponen keluarga meliputi pengembangan dan pembentukan karakter di rumah. Pihak sekolah (kampus) dapat melibatkan para orang tua untuk lebih peduli terhadap perilaku para anak-anak mereka. Sedangkan komponen masyarakat atau komunitas secara umum adalah sebagai wahana praktik atau sebagai alat kontrol bagi perilaku siswa dalam mengembangkan dan membentuk karakter mereka. Pihak sekolah (kampus) dapat melakukan komunikasi dan interaksi dengan keluarga dan masyarakat ini dari waktu ke waktu secara periodik.
  • Pembiasaan (habituation) dapat dilakukan di sekolah dengan berbagai cara dan menyangkut banyak hal seperti disiplin waktu, etika berpakaian, etika pergaulan, perlakuan siswa terhadap karyawan, guru, dan pimpinan, dan sebaliknya. Pembiasaan yang dilakukan oleh pimpinan, guru, siswa, dan karyawan, dalam disiplin suatu lembaga pendidikan merupakan langkah yang sangat strategis dalam mebentuk karakter secara bersama.
Read More »

Jumat, 29 Juli 2016

EMIS AKAN BERBEDA TAMPILAN MULAI AGUSTUS 2016

0
Emis Akan Tampil Beda Mulai Agustus 2016 - Informasi ini  di dapat seiring kabar yang muncul bahwa Emis akan semakin meningkatkan kinerja sistemnya, mulai dari penambahan variabel pendataan sampai dengan rencana integrasi dan sinkoronisasi dengan program sistem pendidikan lain seperti Simpatika, Emis UN, Dapodik, dan verval pd. terdengar kabar juga EMIS akan membangun EMIS BOS sebuah sistem informasi untuk manajemen pengelolaan penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sejarah Singkat EMIS Pendis

EMIS Merupakan pusat pendataan Pendidikan Islam (satu pintu) yang berperan dalam menunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan program Pendis Sistem Informasi Pendidikan Islam EMIS akan memperbarui sistemnya pertengahan tahun ini.
Education Management Information System. EMIS diawali dari proyek ADB yaitu JSEP-ADB loan thn 1994-1998. Kemudian berlanjut tahun 1998 menjadi BEP-DMAP. Sejak tahun 2001, EMIS masuk ke dalam struktur Ditjen Bagais. Dan sekarang merupakan bagian dari Sekretariat Ditjen Pendidikan Islam khususnya Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi pada Subbag Sistem Informasi.

 Langkah pembaharuan Sistem  ini sangat disambut gembira oleh semua pihak dilingkungan pendis. Karena semakin meningkatnya komunikasi data melalui sistem informasi akan semakin membuat data tersebut akurat dan tepat.
Namun dengan semakin meningkatnya kualitas sistem yang dibangun tentunya para operator juga harus meningkatkan kualitas data yang dikirim melalui sistem informasi EMIS. Jangan lagi asal-asalan dalam mengisikan data. Data yang diisak harus benar-benar sesuai dengan kenyataan dan tidak boleh salah. Tugas operator sekolah makin berat dan banyak serta harus benar benar jeli dan akurat.

EMIS Akan Terintegrasi dengan Simpatika
Ari, seorang operator penma kanwil jawa timur menghimbau kepada seluruh operator emis bahwasanya EMIS mulai semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 ini akan berbeda dengan EMIS sebelum-sebelumnya. Karena EMIS kali ini akan diintegrasikan dengan SIMPATIKA jadi diharapkan pengisianya diperhatikan tingkat keakuratanya jangan asal-asalan mengisi. Karena bisa berakibat fatal terhadap tunjangan profesi untuk EMIS Personal dan BOS untuk form EMIS Siswa. dan nomor ujian beserta NISN untuk Emis Lulusan.
beliau juga menghimbau agar setiap lembaga menyediakan 2 orang operator dalam pengisian Emis. Satu entri data kemudian satu orang lagi melakukan pemeriksaan terhadap data (Cheking Data).

Perubahan Sistem EMIS

  sudah mulai nampak di halaman depan (homepage) situs EMIS (http://emispendis.kemenag.go.id). Disitu tampilan situs emis sudah mulai berubah dari biasanya. dan juga menampilkan sebuah tulisan EMIS Reborn. Apakah maksudnya dari tulisan tersebut ? apakah emis akan benar-benar tampil beda dari sebelum-sebelumnya ? kita tunggu saja kelanjutan dari perubahan sistem EMIS ini yang semakin menarik untuk kita nantikan.

Kepada rekan-rekan operator EMIS  agar segera melakukan entri data EMIS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2016/2017 agar ketika pada saatnya backup dan upload anda sudah siap dan tidak kebingungan. Bagi operator baru silahkan bertanya-tanya diforum atau anda bisa bergabung melalui sosial media facebook do @forumoperator77 .
Read More »

Senin, 25 Juli 2016

HARI PERTAMA TAHUN AJARAN 2016-2017

0
Senin 25-07-2016 merupakan hari pertama siswa/siswi, santriwan/ti SMP dan Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hidayatus Saalikin, memasuki kelas dalam tahun ajaran baru 2016 - 2016, kegiatan diawali dengan Upacara di depan Pendop o yang diikuti seluruh siswa/wi, santriwan/ti Yayasan Pendidikan Dan Sosial Hidayatus Saalikin.

Setelah beberapa sambutan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah Ibu Khurotin,S.Pd.I, acara dilanjutkan dengan pembagian certificate Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Dan Pondok Pesantren kepada Siswa Dan Siswi peserta kegiatan.

Pada Tahun ajaran baru ini, SMP.S Hidayatus Saalikin alhamdulilah masih diberikan kepercayaan oleh masyarakat guna menitipkan anak mereka, sehingga siswa siswi SMP juga Aliyah ada peningkatan jumlah peserta didik, dengan berbagai upaya dari Pengasuh dan Pengurus, jumlah Rombel kami bagi menjadi 5 Rombel untuk SMP dari asal 3 Rombel, dan masih 3 Rombel untuk Madrasah Aliyah.
Untuk Kelas VII Menjadi VII/A dan VII B dengan masing masing rombel lebih dari 20 orang, dan kelas VIII menjadi VIII/A VIII B dengan jumlah masing masing Rombel lebih dari 20 orang juga.
Sementara untuk kelas 9 masih 1 Rombel.

Semoga Pondok Pesantren Hidayatus Saalikin Bisa mengemban amanah ini sebaik mungkin dan terus berkontribusi yang terbaik untuk Pembuang Hulu khususnya, Hanau dan dunia pendidikan umumnya serta Ummat..amiinnn Yaa Rabbal 'Alamin...

Keterbatasan sarana ( Meubelair ) yang asalnya "lesehan" diupayakan pengasuh dengan sarana seadanya  guna memenuhi Standard Sarana Dan Prasarana Pembelajaran.

Tentunya bantuan dari fihak yang terkait sangatlah kami butuhkan.
Read More »

Sabtu, 02 Juli 2016

RATIO JUMLAH IDEAL SISWA SMA/MA PER GURU SERTIFIKASI

0
SISWA/WI ALIYAH HIDAYATUS SAALIKIN
Rasio Ideal Siswa terhadap Guru SMA/MA Berdasarakan Permendikbud/Permendiknas/Peraturan Pemerintah: Rasio Siswa SMA per Guru Sertifikasi adalah 20:1, Rasio Siswa MA per Guru Sertifikasi adalah 15:1, Rasio Siswa per Rombongan Belajar SMA, Rasio Siswa SMA/MA per Ruang Kelas, Rasio Siswa SMA/MA per Guru Kualifikasi, Rasio Guru SMA/MA Berkualifikasi Akademik per Sekolah, Persentase Guru SMA/MA Berkualifikasi, Persentase Guru SMA/MA Bersertifikasi, Rasio Rombongan Belajar per sekolah SMA/MA

Rasio Siswa SMA per Guru Sertifikasi adalah 20:1, Rasio Siswa MA per Guru Sertifikasi adalah 15:1
1. Rasio Siswa SMA/MA per Guru Sertifikasi
Perbandingan antara jumlah siswa dengan jumlah guru bersertifikasi pada jenjang pendidikan SMA/MA. "Guru tetap pemegang sertifikat pendidik berhak mendapatkan tunjangan profesi apabila mengajar disatuan pendidikan yang rasio minimal jumlah peserta didik terhadap gurunya untuk jenjang SMA atau yang sederajat adalah 20:1 dan untuk untuk MA atau yang sederajat 15:1". (PP No. 74 tahun 2008 Tentang Guru yang mengacu pada SNP).

2. Persentase Guru SMA/MA Bersertifikasi
Perbandingan antara jumlah guru bersertifikasi dengan jumlah guru seluruhnya pada jenjang pendidikan SMA/MA dan dinyatakan dalam persen. "Guru tetap pemegang sertifikat pendidik berhak mendapatkan tunjangan profesi apabila mengajar disatuan pendidikan yang rasio minimal jumlah peserta didik terhadap gurunya untuk jenjang SMA atau yang sederajat adalah 20:1 dan untuk untuk MA atau yang sederajat 15:1". (PP No. 74 tahun 2008 Tentang Guru yang mengacu pada SNP).

3. Rasio Siswa SMA/MA per Guru Kualifikasi
Perbandingan antara jumlah siswa dengan jumlah guru yang berkualifikasi S1/D-IV pada jenjang pendidikan SMA/MA. "Guru pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu, dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi". (Permendiknas No.16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Guru).

4. Persentase Guru SMA/MA Berkualifikasi
Perbandingan antara jumlah guru berkualifikasi dengan jumlah guru seluruhnya pada jenjang pendidikan SMA/MA dan dinyatakan dalam persen. "Guru pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu, dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi". (Permendiknas No.16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik Dan Kompetensi Guru).

5. Rasio Guru SMA/MA Berkualifikasi Akademik per Sekolah
Perbandingan antara jumlah guru SMA/MA berkualifikasi minimal S1/DIV dengan jumlah sekolah. "Guru pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi". (Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik Guru).

6. Rasio Siswa per Rombongan Belajar SMA
Perbandingan antara jumlah peserta didik dengan jumlah rombongan belajar pada jenjang pendidikan SMA/MA. "Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran Jumlah maksimal peserta didik SMA/MA setiap rombongan belajar adalah 32 peserta didik". (Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah )

7. Rasio Siswa SMA/MA per Ruang Kelas
Perbandingan antara jumlah siswa dengan jumlah ruang kelas pada jenjang pendidikan SMA/MA. Banyak minimum ruang kelas sama dengan banyak rombongan belajar. Kapasitas maksimum ruang kelas 32 peserta didik. Rasio minimum luas ruang kelas 2 m2/peserta didik untuk rombongan belajar.

8. Rasio Rombongan Belajar per sekolah SMA/MA
Perbandingan antara jumlah rombongan belajar dengan jumlah sekolah pada jenjang SMA/MA. "Satu SMA/MA memiliki sarana dan prasarana yang dapat melayani minimum 3 rombongan belajar dan maksimum 27 rombongan belajar. Minimum satu SMA/MA disediakan untuk satu kecamatan". (Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007, tentang Standar Sarana Prasarana).

9. Akreditasi Sekolah SMA
Akreditasi sekolah SMA/MA adalah pengakuan terhadap lembaga pendidikan SMA/MA yang diberikan oleh badan yang berwenang (BAN-SM). Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. Akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik. (UU No 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas Pasal 60). "Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan", (PP Nomor 19 Tahun 2005).
Read More »

Selasa, 21 Juni 2016

PROGRAM KERJA SMP DAN MA HIDAYATUS SAALIKIN TA 2016-2017

0


SANTRI JUGA BISA

Yayasan Pendidikan Dan Sosial Hidayatus Saalikin melaksanakan penyusunan Program Kerja Tahunan pada tahun ajaran 2016-2017,  guna mewujudkaa tatanan Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMP.S) Hidayatus Saalikin  Dan Madrasah Aliyah Swasta (MA.S) Hidayatus Saalikin yang baru yang jauh lebih baik, yang lebih tertata dan profesional.

Penyusunan pembagian Rombel yang mengikuti standar Pendidikan, Untuk Kelas VII dengan siswa yang diatas 40 orang, pada kenaikan kelas ini dibagi menjadi 2 Rombel, Pengajuan Proposal untuk bantuan pengadaan Meubeleirpun diajukan kepada DISDIKPORA Kabupaten Seruyan guna memenuhi standard proses belajar mengajar di SMP Hidayatus Saalikin dimana guru dan siswa masih “lesehen” dalam proses belajar mengajar. Pengajuan Permohonan Bantuan Ruang Kelas Baru (RKB) pun sudah dilakukan untuk mengantisipasi Peserta Dididk Barutahun ajaran baru 2016 -2017 ini, tentunya besar harapan SMP Dan MA Hidayatus Saalikin atas terkabulnya permohonan proposal tersebut.

Pembenahan Asrama ( Kobong ) Santriwan/ti dilakukan Pengasuh Pondok Pesantren sedikt demi sedikit guna kenyamanan belajar dan kesehatan santriwan/ti, sementara pengajuan “rehab berat asrama” pun sudah kami lakukan pada Dinas dan Instansi Instansi terkait.

RUANG KELAS VII YANG OVERLOAD DAN LESEHAN
Pembuatan dan Penyusunan RPP, Silabus, Prota, Promes, KKM, Kaldik dan sebagainya sebagai perangkat administrasi Proses Belajar Mengajar mengajar, dan tatanan keadministrasian lainnya pelan pelan dibenahi dan dilengkapi, walau dengan keterbatasan tenaga keadministrasian.

Dalam penyusunan program pun harus selektif untuk menunjang target lembaga yakni selalu mengedepankan kualitas akademik maupun non akademik ( Diniyah Dan Umum ) demi peningkatan kualitas pelayanan. Dengan motto “BERIMAN, BERADAB DAN CERDAS”  dengan susunan Program kerja yang terarah baik dari segi sarana dan prasarana ataupun dari segi mutu pelayanan pendidikan lainnya, maka kualitas siswa SMP dan MA Hidayatus Saalikin akan jauh lebih baik lagi.

Dari mulai tahaun ajaran  ini Insya Allah kami akan sedikit demi sedikit membedah SKL untuk mempersiapkan Ujian Nasional, Pertemuan  Pembina Pramuka, Aktifasi Layana Konseling sebagai media sarana prasana dan jembatan siswa, orang tua dan sekolah serta program program Ektrakurikuler lainya, dari awal tahun ajaran akan ada persiapan dini bagi mereka mereka yang mempunyai nilai lebih untuk mengikuti lomba-lomba FL2SN,OSN, Dan Lomba lomba lainnya.

Athmosphere sekolah akan kami warnai pula dengan banner-banner berslogan yang mendidik , taman taman sekolah ( area hijau ), dan berbagai program rancangan lainnya.

Semoga semua program program tersebut dapat berjalan sesuai dengan perencanaan, dan tentunya yang terpenting adalah program program tersebut bukan mengejar keterlaksanaannya semata tapi lebih dari itu adalah kualitas pencapaian yang menjadi tolak ukur program.  kritik dan saran yang membangun dari fihak fihak terkait tentunya sangatlah kami harapkan pula, semoga mulai sekarang dan seterusnya dengan niat tulus dan semangat yang ada  Yayasan Pendidikan Dan Sosial Pondok Pesantren Hidayatus Saalikin, Sekolah Menengah Swasta (SMP.S) Hidayatus Saalikin Dan Madrasah Aliyah Swasta (MA.S) Hidayatus Saalikin bisa menjadi salah satu pilar Pendidikan berkualitas Secara Ahlak dan karakter serta wawasan ke ilmuan di ranah Desa Pembuang Hulu Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan khususnya, dan bisa berkiprah jauh lebih baik lagi untuk kemashlatan Pendidikan Ummat aminnn amin Yaa Rabbal “alamin..

Read More »

Senin, 09 Mei 2016

HASIL UAMBN MADRASAH ALIYAH HIDAYATUS SAALIKIN TP 2015-2016

0
Alhamdulilah, dalam Tahun 2016 yang merupakan tahun angkatan pertama kelulusan siswa/wi Madrasah Aliyah Swasta (MA.S) Hidayatus Saalikin untuk UAMBN ( Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional  ) Tahun ajaran 2015-2016 ini mendapatkan nilai BAIK dengan akumulasi nilai tertinggi yang di dapat oleh Ahmad Zainal Anbiya sebesar 398 ( Rata - Rata Nilai 79,60 ).

Hal ini merupakan kebanggan tersendiri bagi Yayasan Pendidikan Dan Sosial "Pondok Pesantren  Hidayatus Saalikin" yang menaungi MA. Hidayatus Saalikin atas prestasi yang dicapai siswa/wi Aliyah tersebut, dan tentunya akan menjadi pemicu untuk bisa jauh lebih baik lagi pada tahun tahun kedepan.

Read More »

Jumat, 06 Mei 2016

NILAI UJIAN NASIONAL MADRASAH ALIYAH HIDAYATUS SAALIKIN

0
Alhamdulilah pada Ujian Nasional ( UN ) tahun ajaran 2015-2016 ini, yang merupakan angkatan pertama, kelulusan di Madrasah Aliyah Swasta (MA.S) Hidayatus Saalikin, salah seorang siswinya yaitu MIFTAHUNNIKMAH, bisa meraih hasil Ujian Nasional Tertinggi, sekecamatan Hanau.

Semoga kedepannya baik SMP, maupun Madrasah Aliyah Hidayatus Saalikin, bisa menorehkan, prestasi prestasi yang lebih baik lagi baik Diniyah, maupun umum, dan melahirkan generasi generasi yang Beriman Teguh, Beradab Dan Cerdas..aminn...yang akan memegang tongkat pembangunan bangsa dan Syi'ar serta da'wah Die'nul Islam...
Read More »

Rabu, 13 April 2016

PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN AJARAN 2016-2017

0

Assalamu'alaikum wr wb,
Yayasan Pendidikan Dan Sosial Pondok Pesantren Menerima Pendaftaran Siswa Baru Mulai Pertengahan Mei 2016, Untuk Tahun Ajaran 2016-2017 Jenjang Pendidikan : SMP Berbasis Pesantren Hidayatus Saalikin, Madrasah Aliyah Juga Umum ( SMK-SMA) Dengan ketentuan mentaati dan patuh pada tata tertib Pondok Pesantren.

Ketentuan Persyaratan Selengkapnya silahkan hubungi No contact yang tertera pada brosur.

Wassalamu'alaikum wr wb.
Read More »

Kamis, 17 Maret 2016

UAMBN MADRASAH ALIYAH HIDAYATUS SAALIKIN

0
Dalam Minggu ini Siswa/wi Madrasah Aliyah Hidayatus Saalikin telah mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Tahun Ajaran 2015-2016, Soal soal diantar langsung oleh Ibu Afah dari Kemenag Seruyan, materi yang diujikan adalah materi utama pendidikan Aliyah, Alqur'an Hadist, Aqidah Ahlak, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab

Sebanyak 410.531 siswa Madrasah Aliyah mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) mulai Senin (14/3) hingga Rabu (16/3).

"UAMBN diharapkan berfungsi sebagai bahan pertimbangan dalam pemetaan mutu madrasah, umpan balik perbaikan program pembelajaran dan alat pengendali mutu pendidikan," kata Direktur Pendidikan Madrasah M Nur Kholis Setiawan melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan UAMBN bertujuan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada akhir jenjang madrasah aliyah.

Menurut dia, UAMBN yang bertema "Mewujudkan Siswa Madrasah yang Jujur, Berprestasi dan Bermanfaat" ini menekankan pada aspek integritas dan kejujuran.

Guru besar UIN Sunan Kalijaga ini berharap siswa madrasah berada pada garda terdepan dalam keteladanan sikap yang tercermin dalam teknis proses ujian.

"Saya atas nama Direktorat Pendidikan Madrasah mengucapkan selamat menempuh UAMBN tahun pelajaran 2015/2016 untuk seluruh siswa madrasah aliyah se-Indonesia. Sesuai tema yang diusung, jadilah generasi muda yang jujur, sarat dengan torehan prestasi yang menjadi modal sebagai generasi Muslim Indonesia yang bermartabat," katanya.

Terdapat mata pelajaran yang diujikan dalam UAMBN. Ada lima yang merupakan pelajaran ciri khas madrasah, yaitu: Al quran Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan Bahasa Arab. Khusus untuk siswa MA dengan peminatan keagamaan, ujian difokuskan pada pelajaran Ilmu Kalam, Akhlak Tasawwuf, SKI dan Bahasa Arab.

UAMBN dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dikoordinasi oleh para kepala Bidang Pendidikan Madrasah di Kanwil Kemenag Provinsi serta kepala Seksi Pendidikan Madrasah di Kankemenag Kabupaten/Kota.

"Untuk proses koordinasi yang baik, apresiasi saya sampaikan kepada kabid dan kasi Pendidikan Madrasah di Kankemenag provinsi dan kabupaten/kota," kata Nur Kholis.

Berbeda dengan MA, UAMBN Madrasah Tsanawiyah (MTs) baru akan digelar pada 11-13 April mendatang. Sampai saat ini, tercatat lebih dari satu juta siswa MTs akan mengikuti UAMBN pada tahun ajaran 2015/2016.
Read More »

Sabtu, 09 Januari 2016

PONTREN HIDAYATUS SAALIKIN MELAKUKAN STUDY BANDING KE SMP DARUL HIJRAH PUTRA

0
Dalam Liburan Semester ini Yayasan Pendidikan Dan Sosial Hidayatus Saalikin melakukan Study banding Bersama Pengasuh Pondok, Kepala Sekolah, perwakilan guru dan beberapa orang perwakilan siswa ke SMP DARUL HIJRAH PUTRA, yang terletak di Jalan CINDAI ALUS - MARTAPURA - BANJARBARU. KALIMANTAN SELATAN

Kami disambut hangat oleh fihak SMP DARUL HIJRAH PUTRA, ditemani langsung kepala sekolah H. Ahmad Maidi, S.Pd, beserta staff, kami melihat lihat kegiatan sekolah tersebut, paparan - paran dari mulai kurikulum yang diterapkan, extra kurikuler, sejarah pendirian, keorganisasian serta prestasi yang didapat, dan lain lainnya banyak dipaparkan pada kami, Kamipun berkesempatan untuk berbincang bincang dengan salah seorang siswa berprestasi dalam tingkat Nasional, Banyak sekali  pelajaran yang bisa kami petik dari hasil study banding tersebut sebagai bahan evaluasi serta pengaplikasian dan perbaikan kami kedepan, SMP DARUL HIJRAH PUTRA sendiri telah meiliki santri lebih dari 1300 orang diluar SMP DARUL HIJRAH PUTRI , dan telah masuk dalam katagori SBP MAPAN, serta mereka telah lepas dari pembinaan SBP.

Terima kasih kami haturkan kepada SMP DARUL HIJRAH PUTRA, kepala sekolah, jajaran staff dan guru  juga murid muridnya, sukses terus, dan semoga kita bisa terus mencetak insan insan yang madani, berbudi luhur serta berwawasan luas.

PENTINGNYA STUDY BANDING

Studi banding memuat konsep sebagai kegiatan untuk meninjau dan melakukan evaluasi pada sebuah objek atau tempat lain. Terutama mengenai aspek-aspek kelebihan yang memiliki orientasi untuk pengembangan dan development.

Secara definitif study banding memiliki definisi sebagai riset pada bagian dari sebuah struktur secara sistematis. Jika anda mungkin berkesempatan mendapatkan ini dari institusi maupun perusahaan pastilah hal yang cukup menyenangkan sebagai keberuntungan karena bisa refreshing sekaligus menambah cakrawala wawasan.

Meskipun inti tujuannya bukan disana namun sifatnya lebih konsekuensif. Persiapan yang dilakukan sebelum melakukan studi banding antara lain adalah melakukan tinjauan dan evaluasi internal, mengenai mana saja yang akan dikembangan dan dinaikan progresnya. Setelah itu dibuat draft list secara terstruktur sesuai degan jadwal yang ditentukan. Setelah semua tersusun dengan rapi, baru persiapan untuk landing out dan menentukan waktu yang tepat untuk melakukan ini.

Tujuan utama melakukan studi banding nantinya adalah menggali sebanyak mungkin informasi yang bisa didapat secara teknis real dan empiris. Untuk dijadikan barometer dan pembading yang kemudian masuk analisis untuk menemukan sebuah pembaharuan yang aplikatif, baik untuk plan kedepan dalam jangka pendek dan panjang secara futuristik. Hasil setelah melakukan studi banding adalah berupa report dalam bentuk notulen verbal maupun aritmatis untuk menunjang sebuah progress atau development secara terstruktur dan bisa dipahami menyeluruh sebagai acuan perkembangan yang progresif. Report ini berisi referensi teknis istilahnya mungkin identik dengan datasheet yang cukup terperinci dan bisa diimplementasikan secara realistis untuk pengembangan sesuatu kedepannya.

Siapa saja boleh melakukan maupun ikut studi banding baik untuk report dalam skala kecil maupun besar hanya saja jika pada suatu institusi maupun perusahaan biasanya tergantung kebijakan dan juga kesempatan. Lawatan ini bisa dilakukan secara langsung maupun melalui media digital. Karena orientasi dan destination sama-sama untuk development, tinggal mana cara yang lebih menunjang dan bisa lebih efektif dilakukan serta aplikatif untuk implementasinya.

Studi banding pada realitanya cukup penting jika benar-benar dilakukan secara konsekuan sesuai dengan esensinya. Karena dengan kegiatan ini akan ada injeksi baru dalam menunjang kreativitas supaya bekerja maksimal maupun inovasi dalam menghasilkan produk maupun layanan yang kompetitif. Karena jika ditilik dari perkembangan jaman dan teknologi seperti sekarang ini apapun dan siapapun darimanapun bisa muncul dan berkembang dengan sangat cepat. Karena kompetisi adalah era yang fair dan terbuka bagi siapa saja yang mau mengusahakan dan memperjuangkan meski harus mengasah kembali kompetensi bahkan dari titik-titik yang berbeda dan membutuhkan daya jalajah yang cukup matang.


Read More »

Sabtu, 26 Desember 2015

Kisi Kisi UNAS Tahun Ajaran 2015-2016

0
Kisi-Kisi Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2015/2016
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai lembaga mandiri, profesional, dan independen yang mengemban misi untuk mengembangkan, memantau pelaksanaan, dan mengevaluasi pelaksanaan standar nasional pendidikan. Untuk tahun pelajaran 2015/2016 dalam rangka melaksanakan salah satu Tugas & Kewenangannya membantu Menteri Pendidikan Nasional dalam penyelenggaraan ujian nasional, telah menerbitkan Kisi-kisi Ujian Nasional untuk tahun pelajaran 2015/2016. Berikut kami sampaikan file Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun 2016 beserta Ralatnya yang telah disampaikan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP): Berikut disampaikan :

1. Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0035/P/BSNP/IX/2015 tentang Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah (Peraturan BSNP Kisi-kisi UN Dasar Menengah 2015-2016);

 2. Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2016 SMP);

3. Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Teologi Kristen/Sekolah Menengah Agama Katolik Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2016 SMA);

4. Kisi-Kisi Ujian Nasional Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan Tahun Pelajaran 2015/2016 (KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2016 SMK);

5. Kisi-Kisi Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Tahun Pelajaran 2015/2016 (Kisi Kisi Ujian Nasional Paket B & C).



Peraturan BSNP tentang Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 tersebut merupakan acuan dalam pengembangan dan perakitan soal UN yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian kompetensi lulusan, standar isi, dan kurikulum yang berlaku.
 
Semoga informasi kami mengenai Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 ini dapat dijadikan bahan untuk mempersiapkan ujian nasional tahun 2016. Dan semoga bermanfaat, Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber : Badan Nasional Pendidikan
Read More »

PENERIMAAN SISWA BARU

Yayasan Pendidikan Dan Sosial Pondok Pesantren Menerima Pendaftaran Siswa Baru Mulai Pertengahan Mei 2016, Untuk Tahun Ajaran 2016-2017 Jenjang Pendidikan : SMP Berbasis Pesantren Hidayatus Saalikin, Madrasah Aliyah Juga Umum ( SMK-SMA) Dengan ketentuan mentaati dan patuh pada tata tertib Pondok Pesantren...... BACA SELENGKAPNYA